Social Icons

Sunday, November 10, 2019

Festival Khanduri Laot sabang

Fakta Menarik Tentang Festival Khanduri Laot Sabang
Dengan sejuta pesona yang dimilikinya, kota Sabang sukses menjadi salah satu destinasi wisata baru di Indonesia. Obyek wisata yang berada di bagian ujung barat Indonesia ini sangat patut untuk Anda jelajahi karena menawarkan berbagai keunikan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Salah satunya ialah keberadaan festival-festival seru yang berskala nasional hingga internasional. Dari sekian banyak perhelatan akbar di Sabang, Khanduri Laot Festival merupakan salah satu yang paling ditunggu karena keunikannya.
Khanduri Laot Sabang
Khanduri Laot, Bentuk Rasa Syukur Warga Sabang
Khanduri Laot merupakan sebuah festival tahunan yang ditetapkan pemerintah Sabang. Pada dasarnya agenda ini ialah suatu bentuk rasa syukur warga Sabang hingga kemudian mulai diadakan secara meriah dengan serangkaian acara menarik lainnya. Di tahun 2019, Khanduri Laot telah diadakan pada bulan Maret hingga awal April dan sukses menarik perhatian ribuan masyarakat dan wisatawan dari berbagai negara. Festival ini baru dua kali diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki dan berkah yang telah dilimpahkan Allah SWT untuk seluruh warga Sabang. Dalam penyelenggaraannya, acara pembukaan akan diawali dengan penampilan tarian tradisional khas Aceh serta pemukulan rapai. Dan kemudian akan dilanjutkan dengan rangkaian acara dan parade lainnya.
Momentum Mensosialisasikan Hukum Kelautan dari Endatu
Tidak sekedar bukti tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, festival Khanduri Laot juga ditujukan untuk mensosialisasikan atau memperkenalkan kembali kepada masyarakat mengenai aturan dan hukum kelautan sesuai yang digariskan oleh Endatu atau leluhur sebelumnya. Selain memperkenalkannya kepada masyarakat Sabang, Khanduri Laot dan serangkaian acaranya menjadi ajang terbaik untuk memamerkan pesona budaya Aceh kepada mancanegara.
Rangkaian Kegiatan Seru
Layaknya festival lainnya, Khanduri Laot juga menyajikan serangkaian kegiatan menyenangkan yang bisa diikuti para pengunjung. Dari sekian banyak kegiatan, berikut ini beberapa yang paling populer dan pastinya sangat wajib Anda lakukan ketika berkesempatan ke Sabang:
•      Lomba hias boat tet-tet, perlombaan ini mengharuskan peserta menghias rangka boat sebagus mungkin. Pemenang akan diberikan sejumlah hadiah dan menariknya acara bisa diikuti oleh semua kalangan usia lho.
•      Lomba kayoh perahu naga, ini merupakan salah satu perlombaan yang paling ditungu-tunggu karena keseruan yang dihadirkannya. Belum lagi saat peserta lomba akan terjatuh saat sedang bersemangat mengayuh boat, di jamin akan menjadi pengalaman mengesankan.
•      Boat night exhibition, tidak hanya kemeriahan di siang hari bahkan tema boat night juga bisa Anda nikmati selama masa festival Khanduri Laot.
•      Lomba masak kuah beulangong, yang paling menarik tentu saja lomba masa kuah beulangong khas Aceh. Pihak penyelenggara akan menyediakan puluhan belanga berukuran besar yang diletakkan berjejer sesuai stand untuk dilombakan. Para koki yang cekatan akan segera meracik bumbu dan mengolah daging untuk di masak. Acara ini tidak hanya dinikmati oleh warga lokal saja, melainkan juga oleh wisatawan mancanegara yang ingin membantu memasak kuah beulangong khas Aceh.
Memperkenalkan Budaya Pesisir Melalui Festival Khanduri Laot Sabang
Sabang merupakan salah satu kota di Aceh berupa sebuah kepulauan. Kota Sabang termasuk zona ekonomi bebas yang sering disebut sebagai titik paling ujung Indonesia. Sebagai salah satu kawasan wisata, pemerintah setempat terus mencoba meningkatkan sektor pariwisata Sabang dengan beragam upaya. Salah satunya ialah melalui berbagai festival akbar yang diadakan secara rutin. Yang paling populer dan dinanti wisatawan ialah Khanduri Laot Festival. Sudah pernahkah Anda mendengar tentang agenda tahunan yang satu ini?
Sekilas Mengenai Festival Khanduri Laot
Nelayan serta masyarakat pesisir Sabang, Provinsi Aceh memang memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan rasa syukur kepada Tuhan atas semua rezeki yang dihasilkan dari laut, yaitu melalui upacara tradisional tahunan yang disebut Khanduri Laot. Dalam acara ini, segenap masyarakat akan memanjatkan doa kepada Allah SWT karena telah melimpahkan nikmat bahari untuk seluruh warga Sabang. Khanduri sendiri merupakan salah satu upacara tradisional khas daerah Aceh yang dilakukan oleh semua daerah.
Khanduri Laot sebelumnya dilakukan dalam pergelaran acara sederhana melalui acara berdoa bersama, pembagian nasi untuk anak yatim dan sejenisnya. Hanya saja, pada tahun 2018 acara Khanduri Laot pertama kalinya mulai dilaksanakan secara akbar dengan konsep festival yang begitu megah. Tanpa menghilangkan unsur Islami dalam bentuk panjatan doa, acara Khanduri Laot mulai dimeriahkan dengan beragam acara seru lainnya. Selain dinikmati oleh masyarakat lokal, festival ini juga mengajak serta wisatawan domestik dan internasional untuk menikmati kebahagiaan bersama masyarakat lokal.
Memperkenalkan Budaya Pesisir Sabang
Hingga tahun 2019, festival Khanduri Laot baru dua kali diadakan dan keduanya berhasil menarik animo masyarakat dalam jumlah besar. Pemerintah dalam upaya meningkatkan bidang pariwisata Sabang mulai mengarahkan masyarakat lokal untuk sama-sama menggelar Khanduri Laot menjadi perhelatan yang besar. Hal ini bertujuan untuk menarik minat wisatawan mancanegara dengan memperkenalkan budaya pesisir Sabang yang penuh keunikan dan keindahan.
Dalam pembukaan festival Khanduri Laot, acara akan diawali dengan penampilan tarian tradisional khas Aceh, pemukulan rapai hingga Peusijuk puluhan kapal nelayan. Pengunjung akan berkumpul membentuk barisan untuk melihat dan menonton bersama upacara adat ini. Kemudian acara akan dilanjutkan dengan dialog budaya panglima laot Aceh dan nelayan Indonesia. Tidak berhenti di sini, rangkaian acara akan dilanjutkan dengan perlombaan seru yang bisa diikuti oleh masyarakat lokal hingga wisatawan internasional lho.
Sebut saja lomba hias boat, pentas pesona budaya pesisir, boat night exhibition, lomba kayuh perahu naga yang sangat seru, pameran berbagai produk kreativitas dan budaya pesisir yang sangat unik hingga lomba masak kuah beulangong khas Aceh yang berhasil memikat mata pengunjung. Ini merupakan langkah terbaik untuk melestarikan kembali budaya masyarakat agar tidak hilang meskipun arus globalisasi terus merangsek masuk mempengaruhi generasi muda.

No comments:

Post a Comment

 
 
Blogger Templates