Social Icons

Thursday, March 13, 2014

Kondisi Sarana dan Prasarana Kota Sabang

              Mengenai kondisi sarana dan prasarana yang terdapat di Kota Sabang, yang meliputi sarana dan prasarana transportasi, sarana dan prasarana perekonomian, serta sarana dan prasarana pelayanan sosial.
A.            A. UTILITAS
Kondisi Utilitas yang terdapat di Kawasan Sabang umumnya sudah dapat terpenuhi dengan baik. Beberapa utilitas pendukung yang terdapat di Kawasan Sabang yaitu :
1.    Listrik
Sumber daya atau energi listrik yang tersedia untuk perumahan, industri dan kegiatan lainnya dilayani oleh PLN. Secara umum kebutuhan energi listrik dibagi menjadi tiga jenis yaitu, perkantoran dengan kebutuhan energi maksimum 60 watt/m2 atau 25% kebutuhan keluarga, kegiatan sosial dan pelayanan umum dengan maksimum kebutuhan listrik 60 watt/m2 atau 25% kebutuhan keluarga, serta penerangan jalan yang menggunakan standar maksimum 18 watt/km2 atau 10 % kebutuhan keluarga.
2.    Air Bersih
Pemenuhan akan kebutuhan air bersih penduduk kawasan ini umumnya diperoleh dari sumur gali (air tanah) dan Danau Aneuk Laot, yang didistribusikan ke pusat kota oleh PDAM, PUMPEL, dan TNI AL, sesuai dengan
golongan konsumen, yang didistribusikan dengan pipa transmisi. Kapasitas daya tampung Danau Aneuk Laot adalah sekitar 7 ton dengan debit 28 liter/detik. Kualitas hidrologi pada kawasan ini dapat digolongkan cukup baik untuk dikonsumsi.
3.    Telekomunikasi
Pertimbangan kebutuhan sambungan telepon di Kawasan Sabang dilakukan berdasarkan pendekatan luas area suatu kegiatan, jumlah kapling serta penduduk, dengan pendekatan untuk sambungan domestik kebutuhan telepon sebesar 75% dari rumah tangga, untuk fasilitas umum diasumsikan sebesar 25% sambungan domestik, dan untuk telepon umum diasumsikan 1 (satu) unit telepon umum dapat melayani penduduk 1.000 (seribu) orang. Selain fasilitas komunikasi tersebut, daerah ini juga sudah dilayani oleh fasilitas telepon selular dan internet.
B.           Sarana dan Prasarana Perekonomian
Tinjauan sarana dan prasarana perekonomian yang dilakukan di sini hanya mengenai tingkat ketersediaan prasarana. Prasarana perekonomian yang terdapat di Kota Sabang meliputi sarana pemasaran, sarana produksi, dan lembaga keuangan. Sebagian besar sarana perekonomian terdistribusi di kawasan pusat kota, yang terkonsentrasi di JL. Perdagangan. Sarana pemasaran yang terdapat di kota ini terdiri atas pasar tradisionil, ruko, dan warung/kios, yang menjual berbagai kebutuhan sandang dan pangan. Sedangkan, sarana produksi yang ada di Kota Sabang adalah berupa koperasi. Selain itu terdapat juga lembaga keuangan milik pemerintah. Kondisi sarana dan prasarana tersebut sebagian besar masih berkonstruksi semi permanen.
C.            Sarana dan Prasarana Sosial
Sarana dan prasarana sosial yang terdapat meliputi sarana pendidikan, sarana kesehatan, dan sarana peribadatan
1.    Sarana dan Prasarana Pendidikan
Sarana dan prasarana pendidikan yang terdapat di Kota Sabang dapat dikatakan lengkap di setiap jenjangnya, meliputi pendidikan dari dasar sampai dengan menengah. Fasilitas-faslitas pendidikan yang ada di daerah ini tersebar di beberapa bagian kota dan desa. Selain untuk wilayah di dalam kawasan pusat kota, fasilitas ini juga melayani desa-desa lainnya yang letaknya berdekatan. Sarana pendidikan yang terdistribusi di Kota Sabang dapat digolongkan sudah memadai, yaitu TK, SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi.
2.    Sarana dan Prasarana Kesehatan
Fasiltas Kesehatan yang terdapat di Kota Sabang meliputi rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, puskemas keliling, dokter, perawat, dan bidan. Sebagian besar sarana kesehatan tersebut terdistribusi di kawasan pusat kota.
3.    Sarana dan Prasarana Peribadatan
Penduduk Kota Sabang terdiri dari pemeluk agama yang berbeda-beda, sehingga fasilitas peribadatan yang ada tediri dari Mesjid, Langgar, Gereja Khatolik dan Gereja Protestan. Fasilitas peribadatan yang terdapat di setiap desa umumnya sebanding dengan jumlah penduduk yang dilayaninya. Sarana peribadatan yang terdapat di wilayah Kota Sabang umumnya adalah sarana peribadatan kaum muslim, yaitu mesjid dan musholla. Hal ini dikerenakan mayoritas penduduk kota ini beragama Islam. Mesjid terbesar untuk daerah ini adalah Mesjid Babussalam, yang berlokasi di Kelurahan Kota Atas. Untuk pemeluk agama lainnya yaitu Kristen terdapat gereja Protestan dan Katolik. 

No comments:

Post a Comment

 
 
Blogger Templates