Social Icons

Tuesday, January 13, 2015

Danau Aneuk Laot, Wisata Danau Air Tawar Terbesar Di Sabang

Tak lengkap rasanya jika Anda melakukan kunjungan wisata ke pulau Sabang tapi belum menyempatkan diri untuk mampir ke Danau Aneuk Laot. Danau Aneuk Laot adalah salah satu danau terbesar nomor lima yang terdapat di seluruh dataran Aceh. 
Terletak di pulau Sabang sekaligus menjadi sumber air tawar utama untuk penduduk yang berdiam di pulau Sabang. Dengan luas mencapai 45,9 ha, danau  ini mampu menampung dan menyimpan 3 juta meter kubik air tawar, sebuah jumlah yang lebih dari cukup untuk sebuah pulau yang masih minim penduduknya.


Lokasi Danau Aneuk Laot - Danau ini sangat mudah dijangkau, karena ketika Anda berkunjung ke pulau Sabang, maka pemandangan alam yang pertama kali terlihat adalah Danau Aneuk Laot ini. Lebih tepatnya jika Anda memandang ke arah laut dari puncak jalan Elak. 

Dari tempat ini sejauh mata memandang akan terhampar pemandangan yang sangat indah dan alami, di saat bersamaan Anda sekaligus dapat menikmati hamparan laut yang luas membentang di hadapan Anda. Sungguh sebuah karunia dari Tuhan Yang Maha Esa yang tak ternilai.

Kue Tradisional Keukarah atau Kue Karah - Yang tak kalah menarik adalah di daerah sekitar Danau Aneuk Laot ini, Anda masih dapat menjumpai para pengrajin pembuat kue tradisional Kue Karah yang bertekstur garing, rasanya gurih dan renyah. Bentuknyapun terbilang cukup unik. 

 Anda bahkan dapat belajar cara membuat kue tradisional Aceh yang dikenal dengan nama kue Keukarah atau terkadang sering disebut dengan sebutan kue Karah ini. Tentu Anda akan membutuhkan kecakapan dan kesabaran  tersendiri saat memnbuat kue tradisional ini.
Dulu kue ini hanya muncul di hari hari raya khusus saja, seperti di perayaan Hari  Raya Idhul Fitri, Hari Raya Idhul Adha, dan acara acara sakral lainnya seperti menjadi kue hantaran pada acara seserahan waktu pinangan atau saat pesta pernikahan saja. 

Kue ini bentuknya terbilang sangat sederhana, ada yangh berbentuk segitiga besar atau kecil, ada pula yang bentuknya seperti bulan sabit. Bahkan tak jarang ada yang sekilas bentuknya terlihat seperti bentuk sarang burung, sehingga masyarakat sekitarnya menyebutnya  dengan nama kue Sarang Burung. 

Walaupun merupakan kue tradisional Banda Aceh, tapi dewasa ini kue ini mulai jarang dapat ditemukan di kota Banda Aceh, karena proses pembuatannya yang terbilang cukup sulit dan rumit. Sebuah langkah usaha pembuatan kue tradisional, yang perlahan namun pasti , mulai tergerus oleh cara pembuatan kue modern yang lebih mudah dan enak karena terbuat dari berbagai bahan kue yang lebih bervariasi. 

Kalaupun toh masih ada pembuat kue tradisional Keukarah atau kue Karah ini, biasanya hanya karena faktor keturunan saja. Dalam arti pembuat kue Karah ini mewarisi kecakapan membuat kue tradisional ini 100% karena diwarisi dari ibunya yang sudah meninggal dunia. Jadi masih hanya sebatas usaha warisan.

Cara membuat kue Keukarah atau kue Karah ini adalah sebagai berikut :
Tepung beras diberi air secukupnya. Tambahkan gula secukupnya . Aduk rata hingga adonan tercampur rata. Ambil cetakan kue yang terbuat dari tempurung kelapa yang berbentuk seperti sendok dari kayu. 

Di bagian bawah tempurung kelapa diberi banyak lubang sebesar ujung lidi,  sebagai tempat mengalirnya adonan tadi. Panaskan minyak goreng hingga cukup panas, lalu ambil adonan tadi dengan tempurung kelapa berlubang tadi, goyang secara perlahan di atas minyak goreng panas tadi. 

Begitu adonan jatuh ke dalam minyak panas, segera bentuk dengan sendok kayu membentuk seperti bulan sabit. Tunggu hingga adonan berwarna kecoklatan, angkat dan tiriskan. Jadilah kue Keukarah yang siap disantap. Penting untuk diingat adalah adonan ini harus digoreng satu per satu , hingga seluruh adonan Anda habis. Ini tentu akan butuh waktu yang cukup lama sehingga butuh kesabaran ekstra saat membuat kue Karah ini.

Di sekitar Danau Aneuk Laot, untuk mendapatkan kue tradisional ini , Anda tak perlu menunggu waktu waktu istimewa karena sekarang sudah diproduksi setiap hari untuk dijadikan oleh oleh khas dari danau Aneuk Laot ini.

No comments:

Post a Comment

 
 
Blogger Templates